Saturday, June 11, 2016

If you see a new mom -whose baby is not even 30days old- smilling while far from her child, 
it doesnt mean she feel at ease leaving her child at home.
It doesnt mean her baby is so pity and maybe crying her heart out now.
It doesnt mean she leave her child unprotected, recklessly,

It just smiple means she try to keep thinking her baby should be alright, and altho she feel terrible leaving her child behind, she know she's at where is best for her at that moment. 

Please stop judging. You wasnt on her shoes and never will. Just mind your own bussiness.

Sunday, June 5, 2016

Delivering Hanara : my war against death

Seru bener ya judulnya. But it literally really was. Ga banyak yang tau perjuangan saya, suami, papa, mama, ayah, ibu, semua keluarga dan kerabat sampai akhirnya mendengar suara tangis hanara. Setelah itu, 3 kantong darah harus diinfuse-kan kedalam tubuh saya mengganti darah yang hilang. so yes, i was once on a battle against death.

His atau kontraksi rahimyang menjalar ke pinggang  waktu itu mulai muncul sejak senin sore, 9 mei 2016 sekitar pukul 4 sore. Seneng bercampur cemas rasanya hati saya. Senang karena,  "finally i can meet my pretty little Hana, started my motherhood sooner than expected and ended up this huge bump that became quite uncomfortable and annoying since i have no clothes to dressed up". Cemas karena, "OMG those delivering moment i used to help and see people on, those seems-so-painfull, thrilling, life-hanging, scary, screamy, sweaty, ugliest moment of women's life! and im going to face it within no time." Jadi nano-nano gitu perasaannya tiap His muncul.

Percaya ga percaya, dari awal trimester 3, saya selalu sounding ke Hana yang masih dalem perut, " kakak sayang, kita lahiran tanggal 10 atau 11 yuk, biar kita lebih lama sama2nya sebelum mimi balik sekolah, kita berdoa sama Allah ya" kadang pake tambahan ga penting "biar tanggal lahirnya cantik". Eh beneran, tanggal 9 mulai sakit2, ntah sugesti atau beneran doa yang dikabulin ya, tapi it worth to try kan. dan dari awal juga udah soundig ke hana (mungkin jatuhnya sambil doa juga sih ya, repetitif pula) " kak, kita lahiran normal aja yuk, biar mimi sakitnya ga lama, jadi bisa kasi ASI terus ke kakak hana". Satu lagi yang di sounding ke hana which also means, i have a really positive attitude about "kita harus berjuang ASI ekslusif ya nak! mimi ga tau sampe berapa lama kita bisa, tapi kita harus berjuang dan kita pasti bisa!". The power of positive thinking just like how my mom teach me, i'll teach my girl !

Voila. 10 mei nyeri itu semakin hebat. Pengalaman abortus iminens dengan BO sebelumnya, dengan ditambah induksi sitotek agar menjadi Abortus komplit (yang ujungnya tetep kuretase jam 11 malem) membuat saya masih ingat rasanya mules akan melahirkan. bedanya, Lastyear it was a sorrowful pain, but this one is a joyful one. (btw ini nulis di laptop diiringi hana ngulet2, lagi bobok cantik hananya om tante)
bayangin dong, abis selesai semua kesakitan, bakal ada anak kecil unyu yang bisa dibawa pulang. kayak lagi main di timezone terus dapet jackpot hadiah utama. tapi hadiah utamanya tiket pesawat free seumur hidup. luar biasaaa kan. hehe. And that was what i repetitively told myself to hold myself not to scream.

"sabar cha, sakitnya bentar kok, hitung sampe 10 juga hilang, makin sakit makin bagus, artinya kakak hana bakal segera lahir, udah kangen banget kan sama kakak hana? udah pengen peluk dia pake tangan sendiri kan? sabar, tarik napas, minta sama Allah dimudahkan"

semua orang sampe takjub loh aku bisa handle the excruciating pain. like really handle it like a pro. muahahhaa. *sombong*
Sampe tante saya dari awal liat saya diem aja ga pake jerit2 bilang, "ah, belum sakit aja, liatlah nanti sudah bukaan lengkap, pasti jerit2". eng ing eng. i remained calm. kayak ahli kungfu yang lagi menjalani endurance test. hihi. apa rahasianya? senam hamil teratur? well ga juga, cuma ya, saya pakai tehnik pernapasan buat nahan diri. tiap sakit, tarik napas panjang, hembuskan dari mulut pelan2 sambil komatkamit "astaghfirullahhalazim". sambil mikir, tiap detik sakit hebat itu, tiap istighfar itu, berguguran dosa saya yang banyaknya bukan main itu. tidak lupa sambil cengkram tangan suami, sementara tangan suami satu lagi gosok2 punggung bawah. mama juga sambil gosok2 punggung atau kaki. satu lagi yang penting, our support system harus ada dideket kita. Insha Allah kuat kok. Makin sakit, makin harus self reminder, "si cantik bakal segera lahir, dikit lagi, sabar,, dosa dosa hilang,, sabar,, jangan sia2in tenaga buat teriak2,, tahan! semangat!"
that's how i handle the pain. ah iya jangan lupa doa ya. 

Mungin lebih enak ceritanya pake urutan waktu kali ya, biar ga loncat2.

9 mei 16
16.00 wib 
His palsu dimulai,, berlanjut teruuss sampai besoknya. intensitas dan frekuensi ga tentu, tidak bertambah berat dan tidak bertambah lama, no bloody show, no water broke, 
konsul papa --> "masi lama itu nak, sabar"

10 mei 16
pagi-sore
ga bener bener inget ngapain aja hari ini. suami tetep masuk RS sambil waswas. tapi bingung jg harus ngapain. Akhirnya dirumah cuma duduk dibola yoga, bouncing2 ga jelas, naik turun tangga, jongkok2 (oh iya ini dari masuk 38minggu sampe lahir pokoknya saya kerjanya jongkok2 ala inem pelayan sekseh,,) ditunggui ibu mertua dirumah karena mama juga ikutan panik tapi harus operasi hari itu, jadi ga bisa nemenin. Padahal udah dibilang, ini masi lama, ga usah ditemenin juga ga apa apa.
Sore
His malah jadi jarang.

11 mei 16
pagi-siang
ga tidur nyenyak semaleman karena his ntah kenapa lebih terasa dimalam hari. tapi seharian masih bisa jalan, keliling, ke mall sama mama dan ayu, his masih ada, lebih sedikit dari semalem, tiap his berhenti dulu jalan karena harus tarik napas dan nahan sakit. no bloody show, no water broke. 
Sore
Papa pulang, mama maksa ke RS buat periksa, karena dirumah ga ada USG *yaiyalah*, ketuban masih utuh, ga di VT kata papa pasti belum ada bukaan.
malem
nemenin nunu (suami ajeng sepupuku) keliling palembang sama afif dan suami, jalan jalan malem di BKB. masih dengan berenti2 ditengah jalan tiap his. tapi dipaksain biar kakak cepet lahir. 
malemnya beneran ga bisa tidur, nyeri makin sering, sampe donlot aplikasi ngitungin his, (ada pula di apps store, padahal cuma iseng nyari disela ga his).

12 mei 16
03.30 wib
the pain became more intense, i felt suspicious water on my V.  bangunin
04.00 wib
sampe di RS tiara fatrin. tempat mama saya melahirkan saya ke dunia ini 26 tahun yang lalu. maybe a glimpse of what she felt 26 years ago popped up inside mom's mind. i dont know. but for sure, she's the best mom anyone could ever ask for. i love her sooo much. apalagi setelah hamil dan melahirkan dan sekarang ngasuh hanara masih dibantuin mama. i love you mommy. semoga Allah selalu melindungi mama, memberi kesehatan dan kebahagiaan tak henti. Hanara juga pasti sayang nyai mama. 
VT masih bukaa 3. primi bukaan 3, masi lamaaa. pindah ke kamar deh, ini enaknya disini, ga harus nunggu di VK, kan bosen. dan kamar VIP sama VK tinggal ngesot
08.00 wib
his masih belum adekuat, darah lendir finally showed up. 
11.00 wib
papa nanya "mau ga kak tambah cytotec sublingual 1/2," biarpun udah tau rasanya karena dulu pernah minum pre kuretase, saya sadar ini tenaga makin menipis, hanara harus segera lahir, so saya bilang oke, eh apa 1/4 ya? lupa. and the reaaaal pain begin
13.00 wib
pindah lagi ke VK. melalui semua proses melelhakan, menyakitkan dan blablabla lainnya. WITHOUT SCREAMING. im so proud of myself *again*. yang belum melahirkan, ntar coba deh ga teriak. kayaknya sih menurut aku, emang ada orang2nya ya, ada yang emang simply ga suka aja teriak2. kayak aku. i dont do things i think useless, i cant really do smalltalk. so yeah, i dont scream. ga bantu apa2, bikin tenaga abis, dan ga elegan aja buat saya. *banyak gaya*. cuma tiap orang kan beda, mungkin ada orang yang emang sakitnya berkurang kalau teriak. (emang ada?). one of my lecture (other than daddy) lagi ada di VK juga waktu itu, dy sampe bilang, "ah belum aja ini teriak2, kalau dokter ngelahirin normal tuh biasanya ga ada yang tahan sakit, teriak2 pasti"trus karena dia lumayan lama disitu, akhirnya dia bilang "wah beneran diem aja? ga teriak2? kuat bener".
i dont scream, yess, but i cry a lot. lots more than normal people. cengeng, sensitif dan gampang nangis ibu satu ini sumpah. jadi jangan bentak2 dan kasar ya, nanti saya nangis spontan uhuy kamu bingung. semua orang ada kelebihan dan kekurangan. 

13.47 wib
oooeeeeek. suara kencang tangisnya terdengar. mata suami saya ikut berkaca2. akhirnya hanara lihat datuknya buat pertama kali. (yaiyalah datunya yang ada didepan jalan lahir) langsung delayed cord clamping dulu sama papa, lanjut diclamped, dikeringin dikit, dan IMD. 
we saw each other for the first time. it was magical. i can still remember the feeling of disbelieve, happiness, joy. i was mesmerised by this little reddish babygirl, who didnt cry, moving here and there at my bare chest. the world feel like in deep silent, what i heard was only her breath, what i saw was only my hanara. "im a mom now, and this is the reason God made us wait for two years, this lil pretty thing is worth the wait"

approx 13.52 wib
tapi tiba2,, suuurrsuuurrr,,setelah plasenta lahir, darah tidak mau berhenti mengalir dari mrs.V saya. luka episiotomi yang sudah dijahit, (iya saya di episiotomi), darah tetap mengalir. oksi sudah ditambah, via drip, sambil tetap di masase.
"papa, itu darah yang ngalir2?" saya sampai bisa merasakan alirannya saking derasnya. dan tiap papa mencoba menjahit lebih dalam saya mengerang dan akhirnya mengangkat pantat saya sehingga darah makin sulit dievakuasi. "bius aja ya nak, papa susah kalau kamu angkat2 pantanya terus". dan selanjutnya adalah putih untuk saya.
Hanara diamankan ke kamar bayi, bahkan belum sempat minum setegukpun asi. dengan sisa kesadaran sebelum obat bius menghilangkan pandangan saya sementara, saya meningatkan suami dan mama saya "jangan dikasih susu formula, dia harus ASI"

16.00 wib
kesadaran saya pulih. masih agak linglung, saya lihat sekeliling, masker rebreathing terpasang, ivfd 2 line, muka cemas suami saya bertanya dengan suami yang masih setia disebelah saya, "ini dimana sayang? masih di tiara? tadi ga ke OK kan?". being a doctor (and an obgyn residency) i know, the worst was i got my womb taken away and i woke up in the ICU. "ga sayang, ini masih di VK kok, ga kemana2". lega rasanya. hanara masih akan punya adek. yeiy! hihi.
beneran yang pertama kepikir uterus dan teman2nya harus masih utuh. Lalu ingat, ah hanara belum minum apa2. "hana dimana? belum dikasih sufor kan?? hana harus asi". "iya belum, hananya anteng kok dikamar bayi". Makasih Ya Allah, sudah menenangkan hanara sampai miminya pulih dan bisa kasi ASI. that was a lot for us both. Saya yakin semua hal dengan campur tangan Allah.

Selama saya tidak sadar, ternyata bumi gonjang ganjing. *halah*. mama sama ibu nangis, keluarga rame dan sebagian bareng sama residen2 juga ke PMI karena saya butuh 3 kantong darah. mama inisiatif nelfon temen papa yang lebih senior buat bantuin, manggil pak wim yang lagi praktek disebelah, bahkan ada konsulen anes senior juga. Buka gorden VK jadi keliatan hebohnya, ramenya. satu2 mereka dan keluarga ngeliatin ke VK sampe akhirnya saya yang dibawa ke kamar lagi sekitar 16.30 wib

di kamar langsung minta bawain hanara, IMD lagi. (masih IMD ga namanya kalau sudah 3 jam kemudian? iyain aja ya). langsung mau hana nya? ga. langsung bisa latch on? ga. langsung keluar asi nya? ga. hana ngamuk? iya. frustasi? iya. tapi saya punya mama yang superduper pro asi, jadi she kept on supporting me. ah, suami dan papa juga. sampai akhirnya bisa stok kolostrum 11 botol 50 cc buat hana. the golden of golden liquid.

Those almost 3 days, 10-12 mei, adalah harihari terberat dalam hidup saya. tetapi juga hari hari yang sangat indah. 12 mei adalah hari terbaik, bahkan lebih indah dari indahnya acara pernikahan dihotel mewah 2 tahun yang lalu. Hanara adalah kebahagiaan, seperti namanya.

it was all a miracle
This easily smiled girl is a miracle

God showed me, eventho i had a painful, long, delivery process, eventho i only have like 5-10 min of skin contact with my girl right after she was born, and they secured her becoz of my profuse bleeding, those 3 pack of fresh wholeblood tranfused, above all, God gave me a healthy, pretty, adorable, understanding smiling babygirl. She waited for me to gained my consciousness first without screaming her lung out, silently, so noone ever tried to suck her mouth with cowmilk formula. They did it as i said, "dont give my girl any formula". those first time breastfeed experience. i passed those frustrating moment already, we can handle it now. delivering Hanara was my war against death. yet, i thank God for helping me through and give me life. Adeknya hanara nanti ya. istirahat dulu. 2019 lah. 

Thursday, June 2, 2016

Namaku Hanara Fatimah Raay

my first jeans

Hai semuanya,,
Namaku :
HANARA FATIMAH RAAY

Simpel kan namanya? Kata mimiku, suatu saat aku akan bertanya pada mimi dan abi, apa artinya namaku? Kenapa namaku hanara? Dan beginilah mereka akan menjawab.

"Hanaraku, 
hanara itu dari kata HANA dan RA,
Hana itu berasal dari 3 bahasa dari 3 negara favorit mimi, arabic, japan dan korea.

Dalam bahasa arab, Hana atau ditulis هَنا , artinya adalah Happiness, kebahagiaan
, karena sejak masih berwujud garis dua di testpack mimi, kurang dari 4minggu setelah tanggal 17 agustus 2015, hana adalah kebahagiaan besar bagi kami berdua dan seluruh keluarga besar kita. Kau adalah doa kami ditiap sujud terakhir dan sehabis solat yang dikabulkan Allah. Robbihabliminas solihin. Robbihabliminladunka zuriyatan toyyibatan innaka samiuddua.
Lebih dari itu sayang, kami titipkan doa dalam namamu agar kau selalu bahagia, didunia dan di akhirat.

Lalu namamu juga ada dalam bahasa korea, negara yang mimi mu simpan dalam list "where to go next" karena tidak ingin hanya kesana untuk sekedar berlibur semata, mimi bermimpi suatu saat bisa shortcourse atau melanjutkan pendidikan disana. negara yang mengenalkan mimi mu dengan banyak teman baru, mengisi masa lajangnya dengan konser, fandom, reality show, drama. 
Namamu hana, 하나 begitu tulisannya dalam huruf korea yang disebut hangul. Sebuah bahasa dengan huruf2 indah yang dipelajari mimimu selama hampir 1tahun. 
하나 artinya satu, karena hana adalah anak pertama kami yang lahir kedunia, kamulah yang pertama yang akan mengajarkan banyak hal untuk sepasang suami istri yang masih belajar ini. Yang pertama memberikan banyak hal berharga, kenangan, perjuangan, harapan dan mimpi. Tangismu adalah yang pertama memecah penantian kami selama dua tahun. Senyummu adalah yang pertama yang akan selalu kami cari di pagi hari. 
Dan kami titipkan kembali doa kepada Allah SWT agar hana kami, bisa selalu menjadi yang pertama dalam tiap langkah hidupnya, semoga hana srlalu berusaha menjadi yang pertama tanpa kenal putus asa, gigih berjuang dan berdoa. Jikapun suatu waktu hana akan gagal, maka hana akan kembali kepada namanya yang utama, untuk tetap berbahagia.

Terakhir, namamu juga ada dalam bahasa jepang. Negara yang menemani mimimu dari kecil dengan kartun2nya, komiknya, game nya, makanannya, sebuah negara adidaya penuh impian. Belajarlah kedisiplinan dan kejujuran dari orang2 negara itu nak. Namamu hana, 花, 華, artinya BUNGA. Karena seorang anak perempuan selalu menjadi bunga bagi keluarganya, dan kau adalah bunga kami. Bunga yang cantik dipandang dan cantik hatinya serta harum namanya. Ketika seorang menilai tanaman berbunga, maka bunganya adalah yang pertama dicari. Maka nak, bersama namamu kami titipkan pesan, orang akan menilai keluarga kita dari dirimu, bunga kami, maka jagalah harum namamu, jagalah hatimu dan jagalah auratmu. Doa kami agar Allah SWT menjaga hana kami selalu.

3negara yang ada dalam namamu ini semoga menumbuhkan keinginanmu untuk menjelajah indahnya dunia Allah. Belajar lebih banyak bahasa. Sekolah yang tinggi dan berteman tanpa pandang bulu. Semoga Hana selalu menjadi bunga pertama yang berbahagia. 

Sebenarnya namamu seharusnya adalah HANAAYRA, 
Hana + ayra
Ayra bisa berarti AidYL dan RAissa, tapi dalam bahasa arab dibeberapa website disebutkan ayra juga berarti respectable, terhormat. Sampai dengan H-beberapa hari sebelum hana lahir, kami berdua iseng googlesearch lagi ayra dan masuklah kami ke web quranicnames.com dan ayra berarti "the one without owner". Abi langsung tidak setuju dengan kata ayra. Setelah semedi lama, akhirnya kami putuskan memberimu nama HanaRA saja. RA itu sebenarnya hanya imbuhan, walaupun bisa juga berarti inisial nama kami berdua, tetapi semoga tidak akan merubah arti namamu.

Lalu kau akan bertanya, kenapa sepertinya mimi saja yang memberi nama hana? 

Tidak nak, abi lah yang memberi nama hana, 2 tahun menanti kamu, ada banyak list nama indah yang harus mimi relakan karena sudah dipakai orang2 disekitar mimi untuk nama anak mereka, suatu hari saat nama yang benar2 mimi suka dipakai lagi, mimi menangis, lalu abi hana bilang, "nanti jika kita punya anak, mimi boleh kasi nama apapun yang mimi suka, asal artinya bagus" dan dia menepatinya. Abi yang memberi izin mimi adalah yang sebenarnya memberi nama hana. that's how sweet your dad is. 

Untuk "FATIMAH", kami sepakat untuk memberi nama satu dari 4 wanita yang dipastikan masuk surga, Fatimah binti Rasulullah, Khadijah istri Rasulullah, Maryam ibunda Isa, atau Asiyah istri firaun. Kami memilih Fatimah untukmu nak, agar kau bisa menjadi seperti dirinya, agar kau bisa belajar darinya, dan agar kami bisa belajar dari ayah ibunya, Khadijah dan Muhammad SAW, dan menjadikan mereka tauladan pula. "Fatimah adalah aku" begitu kata Rasulullah SAW. fatimah adalah anak kesayangan beliau, seorang anak pemberani dari manusia paling utama dimuka bumi. Anak dari manusia kesayangan Allah SWT.  anak yang berbakti pada kedua orangtua, anak yang menjadi pengganti ibunya yang telah tiada dalam mengurus ayahnya, istri yang solehah, ibu dari anak2 yang baik, dan seorang penghuni syurga. 
Semoga hana akan menjadi seperti Fatimah azzahra, seorang pemberani, solehah, anak berbakti, kebanggaan abi nya, istri dan ibu yang baik, penghuni surga, dan akan membawa mimi dan abi ke surga pula. Berkumpul bersama di surga kelak adalah doa terbesar kami nak. Amin Ya Robb.

Awalnya namamu Fatima tanpa H, tapi nyai dan datuk protes karena nama anak Rasulullah Fatimah memakai H. Akhirnya namamu ditambah H, dihari kedua kelahiranmu.

Terakhir, Raay akhirnya adalah "marga" yang kami pilih untukmu dan adikadikmu kelak. It just simply from our name RAissa dan AidYl. Artinya anak kami berdua. Hehe.

Semoga nama yang kami berikan, yang dihari ketujuh kelahiranmu telah di aqiqahkan seekor kambing untukmu akan menjadi berkah dan doa yang diijabah Allah."


Kami yang akan selalu mencintaimu,
Abi dan Mimi

Anak ga mau makan nasi

Share disini buat dibaca lagi nanti karena bagus isinya. Yang ngarang bukan saya.

❌⭕️❌⭕️

Qadarullah, anak kedua saya bule. Bukan karena rambutnya pirang atau matanya biru, tapi karena dia bukanlah pemakan nasi seperti manusia indonesia pada umumnya. Dari mulai awal MPASI, kalo di kasih nasi, dalam bentuk apapun (bubur, apalagi normal) langsung di lepeh atau dimuntahkan. Uniknya anak ini tau bangeett itu nasi, mau di umpetin kayak apa juga, gak ngaruh. Nah karena nggak makan nasi ini, asupan makanan lainnya jadi sgt berkurang jauh.

Seperti biasa.. kalau menemukan anak Indonesia yang tidak mau makan nasi, sekeluarga besar langsung panic gak karuan. What’s wrong???? Kok kakaknya pemakan segala (baca: nasi dengan semangkuk tumis kangkung aja hepi), adiknya kok bisa bule beginih? Apa karena kulitnya agak putihan dikit, lantas selera lidahnya menyesuaikan diri? Nggak mungkin kan. Secara emaknya aja putih.. tetep makan nasi kok.. (#eaaa)

Neneknya, karena nggak pernah punya cucu bule sebelumnya, dan punya hobi masak yang luar biasa, mulai memutar otaknya dan membuat makanan dari yang umum sampai yang sy nggak pernah dengar di telinga: bola-bola nasi abon goreng tabur mesis. Maklum, namanya juga orang panik. Cucunya? gak mau juga. boro2 abis dua, masuk segigit juga nggak..

Setelah neneknya kehilangan ide untuk memasak makanan yang mengandung nasi dengan harapan cucu bule ini akan finally makan nasi, mulai deh emaknya di dorong2 untuk ke dokter. Karena anaknya tidak ‘normal’ spt manusia Indonesia lainnya, maka dia di anggap ‘sakit’. Dan orang sakit, kudu ke dokter dong. Karena masalahnya di seputar makanan.. jadi kita ke dokter dengan subspesialisasi terdekat dengan makanan… pencernaan. 

Saya menyambangi 2 dokter anak spesialis pencernaan paling terkemuka di 2 rumah sakit besar yang berbeda di Jakarta. Dokter 1 kasih some kind of puyer yang magical, walaupun nggak bisa membuat kaizan makan nasi, tapi ya lumayan, nambah selera makannya. Dokternya bilang kalau sudah habis, balik, di ksh puyer sesi 2. Dan puyer sesi 2 gagal. Kaizan balik ke nggak mau makan dan tetep nggak mau makan nasi. Memperpendek cerita, prosesi dokter 2 persis sama dengan dokter 1. Persis.. sis…sis. Mana kalau dokter se’kaliber’ itu nunggu antriannyaaa…. Udh kyk di padang mahsyar rasanya #soktau. Diagnosa akhirnya sama: “anak ibu bule. Kebetulan saja ibunya bukan. Tmn saya nggak makan nasi sampe sekarang, idup juga, jadi dokter juga. Jadi don’t worry” 

Lantas apakah neneknya merasa itu jawaban yang cukup? Tentu tidak. Kita akhirnya menyepakati ke SATU dokter lg, untuk nyari THIRD opinion. Akhirnya saya ke dokter ‘favorit’ sy. Dokter ini sy temui kalau ‘all else fails’. Ketika saya bawa kaizan ke dokter ini, dia tanya.. mau imunisasi bu? Sy blg nggak. Dia cek lg medical recordnya, berat badannya mungkin relative kurus tapi nggak lah tinggal tulang, tinggi badan oke, suhu normal. "Jadi anak ibu kenapa", tanya nya?
Saya bilang, “dia nggak mau makan nasi dok. Sama skali. Dan kalau makan sedikit banget. Kenapa ya dok. Saya takut anak saya kurang gizi.”

Dokter itu melihat saya dengan pandangan “seriously??” (jika di translate ke bahasa alay jadi “Ciyus lo?”) .Setelah dia diam beberapa saat, dia mulai paragraph panjang yang sampai sekarang tidak akan saya lupakan (tentunya penjelasan di bawah nggak akan plek2 perkata, karena selain kejadiannya udah lama bgt, itu dokter lulusan luar kayaknya, jadi bahasanya setengah ng-inggris gitu, jadi kalau translationnya beda2 dikit, maklumi saja lah ya..):

“Bu., anak tidak mau makan disebabkan oleh DUA hal. 
1. Dia emang bukan pemakan. Ada orang yang hidup untuk makan. Ada yang makan untuk hidup. Tipe pertama akan menghabiskan banyak waktu, uang dan tenaga untuk memanjakan lidah dan perut mereka. Karena mereka SUKA makan. Tipe kedua tau kalau mereka nggak makan, mereka mati. Jadi ya… terpaksa makan. Ibu umurnya berapa? Katakan 30. Emang semuaaaa orang yang usianya 30 seperti ibu? memiliki selera makan seperti ibu? Memiliki badan sebesar ibu? Nggak kan. Ada yang lbh kurus dan ada yang lbh gemuk. kenapa anak ibu harus sama dengan semua anak 2th lainnya? Mungkin he’s simply not an eater aja. 
(dlm hati sy.. eh.. ini ayahnya kaizan banget. Kalau saya mah hidup untuk makan.. tapi ayahnya makan murni untuk hidup doang. Makanya kyknya badan kami kayaknya sesuai ukuran lambung masing2. Huks.) 

Alasan ke:

2. Adalah karena IBUNYA MAKSAIN DIA MAKAN MULU!!!. Setiap jam di tawarin makan. Kadang setiap setengah jam, panik nggak karuan. Belum susunya seabrek2. Trus cemilan. dibikinin A nggak mau. Trs bikin B deh, tawarin lagi. Di sogok, di rayu, di paksa. Bayangin deh bu nggak enaknya. Coba ibu digituin, di tawarin untuk makaaaaaaaaaannn mulu. Kadang udah nggak 3x sehari lg.. hampir setiap waktu! Lagian sy nggak ngerti kenapa harus 3x sehari. Orang jam lapernya kan beda2. Saya laper sekarang masa saya paksa ibu untuk laper sekarang juga? gak masuk akal
(dalam hati saya.. eh.. ini mah guwe banget. Maksa2 ga karuan. maapin mama ya Kai)

“Ibu tau kenapa para ibu begitu ke anaknya?” lanjut dokternya

Karena mindset nya mindset kuno! mereka membesarkan anak mereka dengan cara mereka di besarkan: Harus 4 sehat 5 sempurna . padahal kita sudah nggak pake itu lagi. Dan alasan yang paling besar kenapa para ibu suka maksa anaknya makan adalah PARA IBU DI TEKAN OLEH SEKELILINGNYA, ya ibunya (nenek si anak itu), iparnya, tetangga, suami, untuk memastikan anaknya sehat, lucu dan gendut. Padahal gendut itu justru nggak sehat. Anaknya sedikit susah makan, neneknya mulai deh nyindir, belum tantenya yang endlessly ngebandingin sama anaknya yang seusia, ugghh..

Jadi anak ibu Sehat. Cukup. Ibu tau nggak anak segini kalau seharian cuma makan bbrp sendok alpukat saja itu gak papa. Ibu tau, di alpukat itu ada banyak sekali gizi yang memadai untuk energy anak sehari. So don’t be too worry lah.
(dalam hati saya… rasanya pengen punya buraq dan seketika bawa mama saya ke ruang dokter itu biar beliau dengar sendiri)

Hari itu saya pulang dengan amunisi dan penjelasan menyenangkan yang bisa di terima logika saya.. dan untuk sekitar saya pula yang.. suka sekali menawarkan anak saya untuk makan.. setiap waktu. 

Anak di bawah 7 nggak akan mogok makan berhari-hari. Dia PASTI makan. Kalau dia bisa nggak makan SAMA SEKALI selama 12 jam, sudah bisa ikut puasa ramadhan dong. Jadi mereka pasti makan. Masalahnya terletak di DIA MAKAN HAL2 YANG IBU TIDAK ANGGAP ITU MAKANAN. karena emaknya org endonesah, jd kl anaknya blm makan nasi ama lauk di hitungnya belum makan mulu kalo cuma makan bolu, donat, roti, susu dan cuil2 tempe. Padahal di bolu itu sudah ada tepung (karbo), telur (protein). Betul, bentuknya tidak seperti nasi yang ibu konsumsi, tapi kalau ibu bukan bule, masa anaknya nggak blh jadi bule juga? Kalau anak kita idungnya nggak mirip kita. Atau matanya.. apa kita paksa? Nah, sama aja. Kalau selera makannya berbeda, kenapa juga kudu di paksa sama?

Jadi si bule saya sekarang saya biarkan jadi ‘bule’. Pagi makan pukis, sereal atau roti. Siang kadang jagung pake susu dan keju atau tahu bakso, tempe, ayam, jamur or whatever yang ada dikulkas dan di atas meja. Malam kentang goreng, keripik singkong, martabak keju, roti canai pake dan mentega. Karena agak susah masuk sayurnya, jadi dia ganti sama buah. Dia super frutarian. Semua buah dia lahap dengan cepat dan sukacita. 1 melon kadang gak sampe 2 hari bisa bertahan di rumah. Kebayang kan budget saya untuk buah2an sebulannya, untung neneknya sekarang, setelah memahami bahwa cucunya satu ini bule, hobi sedekah buah utk kita. Hahahaha..

Selama dia cerdas, tumbuh, dan berat badannya .. yaa.. cukuplah, untuk saya kebahagiaan yang dia rasa untuk makan apa yang dia suka dan tidak membahayakan dirinya lebih penting dari apa yang masuk setiap saatnya. Toh kalau dia lapar, dia akan cari makan. Kalau makanan yang dia makan krg bergizi, itu murni salah saya memfasilitasi. Karena kalau barangnya nggak ada, nggak mungkin kan dia bisa konsumsi. 

So saya menularkan ilmu dokter tersebut ke semua ibu yang stress berat di tekan dari segala penjuru hanya karena anaknya kurang makan. Selama anak ibu sehat, ceria, aktif dan tumbuh sesuai porsinya, kurang2 dikit dari KMS, don’t

Adversity quetiont

💥 KAJIAN PARENTING 💥

By  : Ibu Elly Risman
(Senior Psikolog dan Konsultan, UI)

Di Indonesia ... 
Kita tidak tahu anak kita terlempar di bagian bumi Allah yang mana nanti ,  izinkan dia belajar menyelesaikan masalahnya sendiri . 

Jangan memainkan semua peran, ya jadi ibu ,  ya jadi  koki,  ya jadi  tukang cuci . Ya jadi ayah , ya jadi tukang ledeng , ya jadi pengemudi . 

Anda bukan anggota tim SAR ... 
Anak anda tidak dalam keadaan bahaya .   Berhentilah memberikan bantuan bahkan ketika sinyal S.O.S nya tidak ada . Jangan mencoba untuk membantu dan memperbaiki semuanya . 

 - Anak mengeluh sedikit karena itu puzzle tidak bisa nyambung menjadi satu , "Sini ... Ayah bantu . " 

- Botol minum ditutup
 rapatnya sedikit susah ,  " Sini ... Mama saja " .

- Sepatu bertali lama di ikat , sekolah sudah hampir telat .. " Biar ayah aja deh yang kerjain " .  

- Kecipratan minyak sedikit 
"Sudah sini, kentangnya Mama saja yang gorengin ".

Kapan anaknya bisa ... ? 
Jangankan di luar negeri ....
Di Indonesia saja pembantu sudah semakin langka . 

Kalau bala bantuan muncul tanpa adanya bencana ... 
Apa yang terjadi ketika bencana benar2 tiba ... ? 

Berikan anak-anak kesempatan untuk menemukan solusi mereka sendiri .

Kemampuan menangani stress ... 
Menyelesaikan masalah ,  dan mencari solusi itu keterampilan/skill  yang wajib di miliki .

Yang namanya keterampilan/skill, untuk bisa terampil ... 
Ya harus di latih . 
Kalau tanpa latihan ...  
Lalu di harapkan simsalabim mereka jadi bisa sendiri ... ?? 

Kemampuan menyelesaikan masalah dan bertahan dalam kesulitan tanpa menyerah bisa berdampak sampai puluhan tahun ke depan . 

Bukan saja bisa membuat seseorang lulus sekolah tinggi , 
tapi juga lulus melewati ujian badai2  pernikahan dan kehidupannya kelak .

Tampaknya sepele sekarang ... 
Secara apalah  salahnya sih kita bantu anak ... ? 

Tapi jika anda segera bergegas menyelamatkannya dari segala kesulitannya  ...  
Dia akan menjadi ringkih .. dan mudah layu .

Susah sedikit ... bantuan diminta . 
Berantem sedikit ya sudah  lah .. cerai saja ... 
Sakit sedikit ngeluhnya luar biasa , 
Masalah sedikit ....
Bisa jadi gila .

Kalau anda menghabiskan banyak waktu ...  
Perhatian dan uang untuk IQ nya ..
Habiskan hal yang sama untuk AQ nya juga.

AQ  ... ? 
Apa itu ... ? 
ADVERSITY QUETIONT

ADVERSITY QUETIONT menurut Paul G. Stoltz dalam bukunya yang  berjudul sama ... 

Adalah kecerdasan menghadapi kesulitan atau hambatan dan kemampuan bertahan dalam berbagai kesulitan hidup dan tantangan yang dialami ...  

Bukannya kecerdasan ini yang  jadi lebih penting daripada IQ, untuk menghadapi masalah sehari-hari ? 

Perasaan mampu melewati ujian juga luar biasa nikmatnya .  
Merasa bisa menyelesaikan masalah ,  mulai dari yang sederhana sampai yang sulit, 
Membuat diri semakin percaya bahwa meminta tolong hanya dilakukan ketika kita benar2 tidak lagi bisa .

Setelah di coba berkali-kali, berulang-ulang ,  tidak menyerah dalam waktu yang lama . 

So izinkan anak anda melewati kesusahan .. 

Tidak masalah anak mengalami sedikit luka , sedikit nangis , sedikit kecewa , sedikit telat dan sedikit kehujanan . 

Akui kesulitan yang sedang dia hadapi ... 

Tahan lidah ,  tangan dan hati dari memberikan bantuan ,  
Ajari menangani frustrasi .

Kalau anda selalu jadi ibu peri atau guardian angel ,  Apa yang terjadi jika anda tidak bernafas lagi esok hari .. ?

Bisa-bisa anak anda ikut mati .

Sulit memang untuk tidak mengintervensi , 
Ketika melihat anak sendiri susah ,  sakit dan sedih .

Apalagi dengan menjadi orangtua ,  insting pertama adalah melindungi , 
Jadi melatih AQ ini adalah ujian kita sendiri juga sebagai orangtua 

Tapi sadarilah hidup penuh dengan ketidakenakan dan masalah akan selalu ada .

Dan mereka harus bisa bertahan .
Melewati hujan , badai , dan kesulitan , 
yang kadang tidak selalu bisa kita hindarkan .
" Permata hanyalah orang ... yang bisa melewati tekanan dengan sangat baik ".
[30/5 07:49] Eka Irbania Imbi: AQ = Akhlaq Quotient 😇
[30/5 08:01] Eka Irbania Imbi: Ini adalah hasil penelitian dari Thomas J. Stanley, Ph.D.

Penelitian beliau menunjukkan bahwa dari 100 faktor yang berpengaruh terhadap kesuksesan seseorang,IQ hanya di urutan ke-21, bersekolah di sekolah favourite di urutan ke-23, dan lulus dengan nilai bagus cuma di urutan ke-30


Adapun 10 faktor pertama yang berpengaruh terhadap kesuksesan adalah:

- Jujur
-  Disiplin
- Gaul (Good interpersonal Skill)
- Dukungan dari pasangan hidup
- Bekerja lebih keras dari yang lain.
- Mencintai apa yang dikerjakan
- Kepemimpinan Yang Baik dan Kuat (Good & Strong Leadership)
-Bersemangat dan berkepribadian kompetitif
- Pengelolaan Kehidupan yang baik (Good life management)
- Kemampuan menjual gagasan dan produk (Abilty to sell idea or product)

Semoga bermanfaat khususnya utk anak2 kita🙏
🌻Paling utama: sukses itu kalau masuk surga 😇

Monday, May 30, 2016

Introducing : Hanara Fatimah Raay

INTRODUCING 

HANARA FATIMAH RAAY

kung fu pose right after birth

Babygirl 
Date of birth : May 12, 2016, 13.47 WIB
Birth Weight : 3000gr
Birth Length : 49cm
APGAR Score : 8/9
Full Term Appropriate Gestational Age
Spontaneous Vaginal Delivery at 38 weeks 3 days
Delayed Cord Clamping
OBGYN :  her own grandpa
dr. Rizal Sanif, SpOG, K.Onk, MARS

Hope you can be as how we wish you to be 

my beautiful angel on her first day of life


Call her HANA, هَنا, 花, 華, 하나 ! 

Love, 
Abi and mimi

Happy 29th abi hanara!

Sebenernya mimi super ngantuuukk,, kakak hana hari ini udah mulai melek siang hari (dan tetep malem juga) jadi waktu mimi buat kk hana semua. Makan minum aja harus disempet2in. Bobok jadi precious me time nya mimi bangeett. Tapi kalo ga disempetin nanti udah keburu ganti bulan.jadi here i am.

Ada satu lagi kesayangan mimi yang lahir bulan mei, abi nya hanara! 
Jadi harus doong pos ini di pos sebelum mei berakhir. 

happy bday abi

Hanara nya lucu banget kan om tante pake costume bunny,, mimi udah ga sabar pakein hanara ini di ultah bibi, padahal masi kegedean bangeettt. 
Trus kita selfie bertiga deh..


Hana nya kesenngan anget dalem jaket,, jadi bobok cuantik. 

abi hanara pose
Ini abi hanara sama kue ultahnya.

mi familia
Akhirnya surprise jam 4sore sebelum abi sama mimi hanara kabur pacaran dan hanara dititipin ke nyai sama atuk om wowok dan tante kiki. Ternyata punya anak gitu banget ya, abi sama mimi jalan2 malah tour the babyshop, beliin keperluan hanara, ke warna warni, doremi, dylan, terus lanjut ke mothercare liat sale. Dan hanara jadi dapet banyak baju baruuu. Abi hanara kalap di mothercare, untung ga semua hal dia beli. Gawatgawat. Anak abi banget ini si kakak cantik,, mimi harus mengawasi abi brlanja barang hanara, kalo ga bisa banyak banget belanjaannya.
I learn a new thing about you dear hubby,,and i love knowing you really love our princess.

Tahun ini kuenya vanilla milles crepes lagi, tapi beli di first love karena mimi ga ada nyawa buat bikin tapi mimi pengen makan ini. Hihi. 

Selamat ulang tahun abi hanara, suamiku    Sayang, 
Semoga tahun ini semua berjalan lancar, selesai semua urusan sekolahnya, selesai  thesisnya, bisa wisuda akhir tahun, selalu sehat dan bahagia, makin sayang sama istrimu ini dan kakak hana. 
Makasi udah jadi ayah ASI buat hanara, yang rela ikutan bangun malem, gantiin popok, nyodorin makan dan minum sampe ambilin ini itu pas mimi nyusuin, Padahal mimi tau bibi juga ngantuk dan capek dan harus ke RS tiap pagi. 
I cant thank God enough for giving me You and our princess hana. 

You know i love you so much kan? 







Saturday, May 28, 2016

Babyblues moment

Babyblues is real!

Tau kan motivasi ngeblog aku dari zaman sapi sama kambing bertelur (eh) selalu mood galau. Nah ini dari hana baru lahir sampe sekarang pengen tulis blog ga jadi2, eh sekalinya nulis kalimat awalnya ga banget.

But seriously babyblues syndrome IS REAL and they (moms) need your support !

Melahirkan, liat anak lahir sehat, liat anak senyum, liat dia mimik asi lahap, that is miracle and blessing. No words can describe how grateful any mom could feel. After all tiring months, after those thrilling war againts death. 
Lebihlebih aku yang harus ditransfusi 3 kantong darah karena pendarahan hebat postpartum. Hana's smile is my everything.

Tapi Ngerasain sendiri menyusui, sakitnya papil kalo kesenggol, nyerinya kalo PD penuh, demam, harus rajin pompa, posisi nyusuin fave kakak hana yg bikin tangan kesemutan, gantiin popok, begadang yang secapek jaga orientasi obgyn dan tiap malem, gendong hana sampe dia tidur sampe tangan pegel, mau makan minum mesti curi2 waktu,,
The feeling of "i am all alone", bikin blues banget. 

Padahal dirumah rame, dan aku ga sendirian juga ngurus hana, dibantuin mama tiap mama dirumah, baju2 dan pompa hana dicuciin mbak, ada papa afif ayu yg bantuin jagain, malem jg dibantuin  suami dari mulai ambilin minum sampe gantiin popok. 

Tapi mungkin karena ngantuk, jadi bawaannya melow kayak marshmellow. 

Apalagi kalo hana lagi rewel kayak semalem, ga mau bobok dari jam 12-3malem, bobok 1jam bangun lagi, Suka tetiba blues,, dan kalo udah gini, akhirnya nangis deh miminya,,

Maaf ya nak, miminya masi belajar, kakak yang sehat ya sayang.
Semoga kita berdua makin kuat, selalu sehat, mimi sayang kakak hana :* 

Having superb support system that understand all the benefit of breastfeeding, all the pain, all the support needed is another bless for me and hanara. Terutama dari abi hanara dan nyai hanara alias mamaku. They never judge me, they never wronged what i do to her or what i believe, they give me support not lots of advices yang bikin makin down. We can do it nak!


Wednesday, May 4, 2016

Maternity shot !

finally edited by lenza
Photo by : Lenza photo studio
Location : Lenza photo studio
MUA & hijab style/accs : Svarnamakeup
Flowerbelt : titaellynooraccs
Baby's clothes : mothercareindo
Mom & Dad's Wardrobe : private collection

ga mau punya utang sebelum kakak lahiran, ini saya pos juga hari ini deh.
Sebenernya foto maternity kami ini diambil di usia kandungan 32 minggu, lebih cepet lebih langsing, eh salah, lebih baik, karena ngurangin beban pikiran. hehe.
6 foto diatas diedit sama kak amir-arif *akhirnya*,, setelah nunggunya lamaa. tapi sukaa. jadi dimaapin,, hehe,, cuma ga seru kayaknya kalo cuma pos foto yang diedit aja, jadi ini aku upload juga foto2 raw nya. bagus2,, milihnya susye, dan sebenerya masih ada banyak banget. total 126 foto. so here are some of it! enjoy!










Kalo ditanya temanya apa, hmm.. mungkin yang cocok, simple,pure and elegance. alias, ga ribet. Ini sesi foto cuma sekitar 2 jam, persiapan akeupnya 2 jam, jadi total cuma 4 jam, tapi capeknya udah kayak foto prewed seharian. capek bingit rasanya. mungkin karena badannya ga se"muda" dulu. Beneran saran buat yang mau foto maternity, pilih 1 atau maksimal 2 tema aja deh. engappp. apalagi kalo fotonya pas aterm ya,, bisa bisa tiap 15 menit minta istirahat. capekkk. Ini kisah maternity shoot ku,, Pecah bisul akhirnya bisa foto juga setelah menunggu 2 tahun lebih. Cant wait to meet you in person anak cantik pinter solehahnya mimi dan bibi. Nanti kita foto kakak satu bulanan dimana ya enaknya?

love,
your mom and dad who love being photoed. ^^

Monday, May 2, 2016

37w0d finally at term!

on my ovia this monday

Halooo semuanyaaaa,,
emosi ga sih kalian liat post isinya foto berantakan doang? hihi. maafin ya. apadaya, niat banyak tapi menges aja bawaannya. peyutnya makin beyat, ini isinya udah 2,7kg. pipinya makin tumpetumpe. si cantik udah aterm om tante ! Parunya udah siap hirup oksigen bebas, ususnya udah siap cerna ASI mimi, mulutnya di USG suka mencucu ga sabar mik cucu. Tapi tangga 10/11 aja yuk nak lahirnya, ini   SpOG kita, dan SpM dan dua om tante dokter lagi pada berangkat. kan ga seru kalo kita lahirannya mereka ga ada semua. long weekend ini kita bertiga aja sama bibi, enaknya ngapain ya?

anak solehahnya mimi bibi
Jadi ceritanya siap ga siap kita harus siap semua kan ya nak. nah that looooong lists of things to prepare yang udah mimi buat jauh2 hari itu akhirnya di cross check dan semua dicuci bersih. 

cucian batch I
ini cucian baju2 dan popok dan bedong dan selimut dan handuk dan segala perintilan lainnya punya kakak yang pertama dicuci. sebagian yang masih kegedean belum dicuci dulu. tapi mimi lagi kepikiran buat dicuci aja kali ya, jadi ntar tinggal pake. 
tuh keliatan pompa asi nya nongol. tapi belum direbusin perkakas pompa asinya, soalnya takut kotor lagi. 

Selain itu, karena lemari dikamar kita literally penuh nuh nuh, mau ga mau harus di susun ulang, dan disingkirin semua yang kira2 jarang dipake biar kakak punya banyak space buat perkakasnya. dann banyaknya buku-buku pelajaran, kertas kertas penelitian bibi (dan mimi), juga makin bikin sumpek. so kami bagi tugas, ini beneran bibi kamu inisiatif sendiri beresin kertas2nya loh. mimi ga bantuin, cuma guling2 aja disamping dia, trus moto, eh cuma keliatan ujung kepalanya doang. hihi.

ayo cari mana bibi nya kakak
taraa
hasil akhirnya, spot belajar bibi jadi bersih dari kertas mengertas dan debu, kosongsongsong. bahkan lemari2 buku disusunin rapi. kan jadi makin cintaaa.

meja rias tentu bagian mimi. dan emang itu isinya barang mimi semua, kkkk. akhirnya semua sepatu dan kotak2nya itu hengkang dari lemari bawah, sisanya dipadet2in, dan voilaaaa. bisa ada 4 space kosong buat kakak. ga jadi beli excel deh ini kayaknya. sempit juga. hehe.

a mess
oiya, karena ranjang yang lama pake tiang2 kelambu dan bikin jadi ga bisa dipepet ke dinding, dan lagian terlalu sempit buat dipake bertiga, dan ga tega kalo bapak suamik tercinta sendirian dilantai. akhirnya diputusin ranjangnya dibuka dan kita semua (akan) "melantai". we're ready nak! arent you?
super big bed

itulah sekilas tentang kamar kami. babybox? nanti itu dipasang dikamar mama atau depan TV bawah, emang ga direncanain ada dikamar atas. sumpek.

Packing buat dibawa ke RS juga udaaaaah. eh belum kelar sih bagian miminya, karena keterbatasan baju yang muat, bra dan cd yg nyaman jadi itu nanti aja kalo udah bukaan baru mau dimasuk2in. kkk. tapi baju kakak udah siap.

unyu ga sih?
beberapa hari lalu sempet ke doremi lagi dan akhirnya udah beli panasonic sterilizer, medela purelan, dot pigeon dan beberapa hal lain. kenapa beli dot? because i have to be realistic. i have to, HAVE TO, back to my routine and my girl HAVE TO work on that too. semangat ASI ekslusif ya kita kak. jangan menyerah! semoga Allah selalu kasih kita kemudahan, ga pake drama bingput, ga pake drama nangis kejer, ga pake drama butuh sufor. 

ga bisa banget ke babyshop ga beli sesuatu
Trus 2 minggu ini udah 2x renang,, enak deh renang. capek sih, tapi hepi banget. terus juga kayaknya beda aja badan abis olahraga, lebih segeran. nih fotonya buat bukti. 

sekuat samson bisa gendong suami ndut
abis berenang, besoknya workshop USG sama tian dari pagi sampe sore. pas hands-on kan saya cobain tuh USG, trus kata dosen saya "kemaren jadi pasien sekarang jadi operator ya cha". hihi. jadi inget berdua kakak dijadiin probandus buat ISUOG sama prof george yeo. keren banget kamu nak, yang screening first trimester nya prof dari SG. semoga kamu selalu keren ya nak. *loh*

your future OBGYN
Nanti secepetnya mimi balik cekolah dulu ya kak, biar cepet tamat dan bkita bisa keliling dunia, dan bisa cepet cepet kasi kakak adek yang banyaaaak. me love you anak solehah cantik. 
see you very soon!