Tuesday, August 11, 2015

Atjeh !! (Broyot FK unsri 81 reunion)

hai semua yang suka eskrim,, apa kabar?
ini foto2 udah di upload dari zaman kapan, textnya ga ditulis2 ya. maafkanlah kemaren2 belum mood. hihi.

Sebenernya ini acara jalan-jalan reunian angkatan 81 fk unsri, alias temen seangkatannya mama papa. yup, my mom and dad was once a classmates.  udah sekitar 3 tahunan mereka aktif kegiatan luar kota dan baksos diuar kota gitu. Tahun lalu ke belitung, cuma mama papa aja yang ikut, anak anaknya pada ga bisa nah tahun ini kaka icha ikutan. 

Aceh,
Buat mama dan papa, aceh itu adalah provinsi penuh kenangan. 26 tahun lalu mereka berdua impress di sini, di pidi, sigli tepatnya, kira kira 2 jam dari banda aceh kalo aku ga salah. Bayangin, sepasang suami istri baru tamat dokter, baru nikah, pergi merantau jauh ke aceh berdua doang, demi cepet bisa sekolah lagi nantinya. Banyak pertimbangan pastinya sampai mereka akhirnya pilih aceh. Sebelum tsunami aja GAMnya masih parah, bayangin dong 26tahun lalu. Kata mama, dulu tiap papa mau berangkat ke puskesnya yang jauh dari rumah mereka, naik motor, mama selalu harus siap buat kehilangan suaminya. Mayat mayat tiba2 ditengah jalan bukan hal yang aneh. Malah sampe ada dokter (Alhamdulillah bukan mama atau papa) yang sampe diculik GAM sekian bulan, dipaksa ngobatin tentara mereka yang luka amat sangat parah dengan perlengkapan seadaanya, di TENGAH HUTAN. IDI Aceh sampe ngancem mau narik semua dokter dari aceh kalo dokter itu ga dibalikin, jadilah beliau dibalikin, tapi abis itu beliau linglung gitu, sangat terpukul pasti. Saat itulah, aku ada ditengah mereka berdua. mama hamil aku! 
Kehamilan pertama itu ibarat trofi kemenangan, kesayangan. Tapi bayangkan, mama harus hamil aku ditegah tanah orang, tanpa keluarganya, ditengah konflik GAM. Jangan bayangin hidup dokter baru tamat (apalagi zaman mama papa dulu) langsung enak. ga. TV dan kulkas aja mereka ga punya. Kata mama, dulu aku kalo mau nonton film kartun harus numpang dulu kerumah tetangga. 
Hamil aku juga ga mudah. Mama ga bisa cium bau bawang. gimana mau masak coba. Jadilah papa bagian masak. seriously i havent eat daddy's cooking with my own mouth but im pretty honour knowing that i tasted it long time ago, via my umbilical cord. LOL.
Singkat cerita, aku lahir, di palembang. Lahirannya di palembang karena kata mama "nanti susah nyari sigli di peta". Tapi aku sih yakin sebenrnya mama mau lahirin anak pertamanya ini disamping ibunya, dikota aslinya. dan aku juga pegen ngelahirin nanti ditemenin mama papa dan pastinya kak aidyl. hehe.
Umur 1 minggu aku dibawa lagi keaceh sampe usia setahunan. Kami pindah lagi kepalembang karena yai (papanya mama) abis ngunjungin anak mantunya ke aceh jadi iba dan bilang "udah langsung sekolah aja, pulanglah dari sini". 
so yeah, Aceh for us, is a memory. 

Yak langsung ke foto2 selama jalan2 di aceh ya. 7-9 agustus 2015. Totalnya ada 46 orang, udah termasuk anak istri broyot 81 yang ikutan nyempil kayak aku ini. 

7 agustus 2015
PLM-JKT-BDO 
9.30-12.15-15.00
Raissa yang galau ini tadinya maju mundur mau ikut atau ga, tapi pengen, tapi kasian ninggalin kak aidyl dirumah 3 hari. Sampai dengan H-1minggu, masi tiap ditanya ogah2an jawab ga mau ikut, tapi mau ikut. Sampe kata mama, "papa pengen kak icha ikut loh". Mungkin semacem mau nunjukin napak tilas gitu kali ya. eh terus jadwal jaga kak aidyl keluar, jeng jeng, dia jaga hari sabtu! Jadi pas aku cuma ninggalin dia 1 malem, karena jumat juga dia pasti pulang malem abis jaga, main basket tralala. Minta izin, dan dibolehin."mumpung belum sekolah dan kejebak di RSMH katanya". Tapi ternyata tiket ekonomi PLM-CGK abiiiss. full. adanya bisnis. aku bilang mama, "tiketnya mahal banget". trus kata mama ga apa2,beli bisnis aja. jadilah akhirnya beneran ikut si kaka icha. yippie~

Sesampainya di bandara sultan iskandar muda banda aceh, langsung dibawa city tour gitu. nah dijalan  dari bandara kami ngelewatin ini.
monumen doa safar
kuburan masal siron
Cuma ngelewatin aja merinding. ini kuburan masal tsunami 2014 yang paling besar. ada sekian ribu mayat yang dikubur jadi satu disini. Sebagian besar bahkan ga tau siapa itu. Katanya dulu (ada mbak tourguide nya di bus) mayat2 dari segala penjuru dijajarin aja sepanjang jalan, jadi kalo ada yang mau cari keluarganya tinggal selusurin mayat2 itu, buka kantong jenazah, lat mukanya, kalo kenal diambil, kalo ga kenal tutup lagi. Buat para dokter/koas pasti udah tau gimana semerbaknya mayat drowning alias tenggelam, dan banyangin ini sekian ribu. Nauzubillahiminzalik.
Tsunami itu kayak penghampus populasi massal. hitungan menit. wuzzz. nyawa orang melayang banyak banget. dan katanya tsunami itu sebuah siklus per-100 tahun. Wallahualam. Allahuakbar.

Stop pertama kami museum tsunami, tapi karena waktu (dan kayaknya ibu ibu bapak2 ini juga kurang minat) kami cuma foto2 didepannya aja. Padahal katanya didalem itu ada audio visual tsunami gitu, bagus (dan kayaknya serem). Seriously aku udah nyiapin mental buat nonton ini ternyata ga masuk. agak kecewa juga sih. Tapi katanya, pas sore itu juga emang udah tutup dalem museumnya, jadi emang kami ga bisa masuk kalopun mau.

lanjut naik bis lagi dan stop di kapal terdampar monumen kapal. INi beneran kapal asli yang dipake sebagai generator listrik sekitar 5KM dari tepi pantai, beratnya 1600 TON, dan terdampar ketengah kota oleh tsunami. 


kapal ditengah kota
monumen kapal
Jadi itu kapal sekarang tepat diatas beberapa rumah penduduk. jangan tanya gimana nasib orang dibawahnya. hanya Allah yang tau. Kata tour guidenya, semua awak kapal ini meninggal kecuali 2orang. satu ada didalem kapal, satu loncat keluar kapal dan kebawa arus dan selamet, yang lain turut jadi korban ganasnya musibah ini. 

broyot fk unsri 81 didepan kapal
again satu ii juga cuma didepannya doang. well, itu kapal naik ke atasnya banyak tangga sih, dan ini rombongan usianya 50an keatas, jadi pada ga mau naik juga.
monumen tsunami
selain kapal, didepannya ada monumen ini, dikelilingnya ada nama2 korban tsunami perdaerah gitu. sereeeeem, banyak banget. 
jadi sedikit nostalgia, tsunami itu pas banget aku kelas 1 SMA, 6 bulan pertama pisah dari mama papa dan tinggal diasrama, emang sih sabtu minggu pulang kerumah, tapi tetep aja, for a little me, that was one of the bravest thing i've done. Nah pas banget tsunaminya itu aku lagi disekolah, satu badan merinding semua, langsung tiba2 kangen rumah, kangen mama papa afif ayu, dan pengen pulang. death is so unpredictable and you just dont know when, where and how you died. it'll remain mystery until it happen. Semoga kita semua termasuk orang2 yang meninggal dalam keadaan khusnul khotimah. amin ya Robbalalamin.

Lanjut, karena banyak yang belum solat zuhur-ashar, jadi kami mampiir ke masjid Baiturrahman dulu sebelum makan mie aceh razali. Masjid yang berdiri kokoh tak tersentuh tsunami. Bayangkan, banda aceh adalah salahsatu lokasi yang sangat parah kerusakan akibat tsunaminya, tapi Allah menjaga rumahnya disana, air bah itu berhenti tepat ditangga masuk masjid ini. masjid ini tak tersentuh. Subhanallah. Allahuakbar. Bayangkan betapa beruntungnya orang2 yang saat itu sedang di masjid ini, padahal meninggalpun mungkin akan khusnul khotimah, tapi Allah panjangkan umur mereka. 


didepan masjid Baiturrahmah
oiya itu yang aku pake, kayak jubah ungu itu, bukan bajuku. jadi ceritanya disini kayak masjid di malay itu loh, buat yang pakaiannya kurang syar'i biarpun udah pake jilbab, harus pake jubah ini. aku sebenernya dibolehin sama mbak2 polisi syariah tapi pengen coba aja jubahnya. (seriously they have this kind of police patrolling around the city and will punish you for disregarding the syariah law)

we're back after 25years~
Sebelum berangkat ke aceh aku sampe bongkar album foto aku bayi di aceh dulu, kali kali ada foto bertiga mama papa didepan masjid ini. ternyata ga nemu. ga apa apa, Allah kasih kesempatan lain untuk kita bertiga foto disini. hihi.

selfie sama masjid
sedang dalam perencanaan, nantinya ini mau dijadiin salah satu tempat wisata religi gitu, jadi didepannya mau dibuat payung2 ala masjid Nabawi madinah. kereeeen.

setelah itu kami pergi makan mie razali, terus mama papa liat batu di pasar batu sementara aku dijemput pretty (anak amsa unsyiah 2009) dan kami pergi makan mie aceh ayah, terus makan martabak aceh sampe perut mau meledak dan akhirnya dianter ke hotel.

Oiya, satu malem di aceh kami nginep di hotel punyanya temen senagkatanya mama papa. temen gank papa. seorang SpPD dengan bisnis hotel. how cool is that? for free to make it even cooler. :p

Paginya kami sarapan nasi gurih dengan menu bebek sesuatu, trus ikan dan banyak hal lain. nasi gurih itu kayak nasi uduk tapi lebih "simple" rasanya. hmm.. terus siap siap ke sabang deh. 
Sabang kayaknya bikin post sendiri aja ya. ini udah panjang bangetngetnget.

jadi
8 Agustus 2015 dihabiskan di sabang. buka di SABANG

Lanjut lagi,,
9 Agustus 2015
kami sampe lagi di banda aceh sekitar jam 10pagi, sempet city tour lagi ngeliat daerah yang diatas lereng2 yang dulunya salahsatu tempat terparah kena tsunaminya. Mafafinlah ingetan parah si ibu raissa ini ga bisa nginget apa nama tempatnya. pokoknya dulu diujung daerah ini ada perkampungan suku aceh yang orang2nya keturunan portugis gitu, jadi mukanya kayak bule, matanya biru, hidung mancung, rambut pirang, dan karena mereka adalah golongan yang menyepikan diri dari aceh, setelah tsunami, kumpulan mereka *kemungkinan* punah. :(

Orang aceh sering bilang ada yang namanya "hikmah tsunami" dan itu emang Subhanallah sekali. Agama islam itu beneran selalu mengajarkan kebaikan dan melihat sisi terang segala sesuatu. Allah itu selalu baik, dan apapun rencanaya adalah yang terbaik.
Lihat foto2 dibawah ini.
pohon pohon tumbuh subur
14tahun yang lalu tempat ini porakporanda
sekarang ia bagaikan lukisan
Hijaunya tanah aceh, hijaunya bekasbekas tsunami itu indah sekali, mungkin justru tsunamilah yang membuat tanah ini makin subur. pemandangannya luar biasa. hijau yang sangat menyejukkan mata. lembah2 hijau, bukit bukit hijau, karang karang hijau. Bukit hijau yang berbatasan langsung dengan laut, pantai2 kecil yang pasirnya sebersih mutiara dengan laut biru berkilauan. Matahari yang terang benderang tapi tidak menyengat. Aku rasanya ga bisa berenti mengagumi lukisan Allah dibumi ini.

Jalan2 rayanya jangan kau bayangkan seperti jalan raya diibukota lain di Indonesia, yang jangankan naik avanza, naik lexus aja masih kerasa jalannya jelek ga rata bolong bolong pula. Jalan di aceh, hasil sumbangan amerika dan negara2 besar lainnya sangat mulus, aspalnya hitam gelap, bukan abuabu seperti jalan dikotaku, rata, tidak ada undakan tidak penting karena ditambal, padahal usaianya sudah 14tahun, seusia tsunami. Lah ini jalan deket rumahku baru juga di cor, udah rusak lagi, kayak dibikin pake playdoh homemade pake tepung terigu sehat dan bisa dimakan ala mamak mamak muda zaman sekarang. (nanti aku kalo udah punya anak yang bisa diajakin main ginian mau bikin sendiri jugak ah~)

Sebelum pulang kami diajak ditraktir makan siang di RM Hasan sama temennya mama papa yang diaceh. jadi ceritanya dulu, tahun 81 itu, FK Unsyiah baru buka, jadi beberapa mahasiswanya dititipin ke UNSRI buat kuliah, nah dari semuanya itu, 4 orang di angkatan 81 akhirnya kembali dan menetap di aceh. and they were our host, gantian nraktir kami semua. ah~ semoga om tante mama papa dan semua broyot (keluarga) Fk unsri 1981 selalu sehat dan sukses. Kapan kapan kita jalan jalan dan makan makan lagi ya om tante ^^


pretty mampir ke RM hasan
dan sebelum pulang, aku nitip beliin mie aceh ayah buat dibawa pulang buat 3 cecunguk dirumah yang mintanya oleh2 mie aceh. daaan masih enak ternyata, padahal sampe rumah jam 10.30 malem, terus sisanya masuk kulkas buat sarapan, masih enak juga. makasih banget pretty atas semua jamuannya, dan waktunya buat nemenin kakak icha ini jalan dan makan, dan makasih juga mau beliin mie acehnya buat bawa pulang. cant wait to see you in Palembang and i'll be honour to buy you many foods, like, MANYYY.

sekian ceritaku tentang aceh. 3 hari 2malam yang sangat berkesan. a time well spent and now lots of memories stored in my heart. I'll be back.




No comments:

Post a Comment